Kesalahan media sosial cover

8 Kesalahan Media Sosial yang Merusak Brand Anda

Awas jangan sampai terkena blunder ini.

Last updated:

Sering saya jumpai beberapa kesalahan media sosial yang sebenarnya cukup sepele tapi sering terjadi.

Padahal.

Di awal tahun 2021 ini, marketing media sosial punya potensial yang besar bagi sebuah bisnis untuk meningkatkan jangkauan brand, dan leads yang potensial. Tetapi ketika tidak digunakan dengan benar, justru malah merusak reputasi brand anda.

Bagaikan sebuah pisau bermata dua.

Dalam artikel kali ini saya akan membahas 8 Kesalahan Media Sosial yang harus anda hindari.

1. Tidak Mengawasi Admin Media Sosial Anda

Admin media sosial adalah ibarat wajah dari bisnis anda secara online. Dengan media sosial yang pada umumnya mampu meng-generate sepertiga dari leads anda, sangatlah penting untuk admin media sosial untuk mampu bekerja secara optimal.

Meskipun beberapa kesalahan media sosial terkadang tidak bisa dihindari.

Seringkali saya, bahkan mungkin anda melihat beberapa contoh dimana admin media sosial yang kurang berpengalaman, kurang terlatih, atau mungkin admin yang memiliki kebebasan terlalu bebas dalam mengelola akun media sosial sebuah bisnis.

2. Tidak Merespon dengan Tepat Feedback Negatif

kesalahan media sosial tidak merespon feedback

Suka tidak suka, feedback negatif pasti akan muncul.

Anda bisa memilih untuk merespon, membiarkan, melawan balik, atau menerimanya dengan lapang dada. Dan bagaimana anda merespon mengatakan banyak hal tentang brand anda.

Sayang

Ada beberapa brand yang berasumsi bahwa mereka bisa dengan menghapus komen negatif tanpa sebuah akibat, ingat insiden Fyre menghapus banyak komentar negatif?. Yang lain, mungkin percaya membiarkan feedback negatif adalah cara terbaik.

Tapi

Daripada menghindar, kenapa tidak memakai situasi ini sebagai sebuah kesempatan? Merespon dengan serius beberapa komentar negatif ini, dan gunakan sebagai kesempatan untuk menunjukan komitmen anda dalam customer service.

3. Kesalahan Media Sosial yang Sering Terjadi. Membeli followers dan likes.

Dalam media sosial, membeli followers dan likes haruslah dihindari.

Beberapa orang atau brands mungkin percaya bahwa dengan membeli followers dan like tidak berbahaya. Tapi tahukah anda, bahwa membeli followers atau likes bisa merusak performa akun media sosial anda.

Kenapa begitu?

Pertama, kita harus memahami algoritma yang ada pada media sosial pada umumnya. Jika kita bicara tentang Instagram, anda bisa membaca dulu di 4 Kunci Algoritma Instagram yang Harus anda Ketahui. Boleh dibaca dulu saya tungguin.

Sudah? Oke lanjut.

Kesalahan media sosial ini sangatlah fatal. Dengan membeli followers atau like palsu, anda memiliki followers atau likes yang pasif, dan tidak berinteraksi dengan akun media sosial anda.

Imbasnya.

Ini akan memberi tanda kepada Instagram, Facebook, atau Twitter melalui algoritma mereka bahwa konten anda tidaklah menarik atau memiliki nilai lebih terhadap audiens anda. Bahkan, bisa saja akun anda justru dihapus atau di banned.

Jauh lebih baik anda memiliki followers yang sedikit tapi benar-benar tertarik dan berinteraksi dengan akun media sosial anda.

4. Konten yang Itu-Itu Saja

Menggunakan tipe konten yang sama berulang kali bisa memunculkan anggapan bahwa bisnis anda membosankan, tidak kreatif, atau tidak sejalan dengan audiens anda.

Daripada hanya membuat konten yang berisi link-link atau quote saja, coba variasikan tipe konten yang ada di akun media sosial anda.

Kesalahan media sosial ini, bisa membuat engagement anda berkurang dan membuat follower anda berfikir bahwa anda tidak peduli membuat konten yang memang bertujuan untuk berinteraksi dengan audiens bisnis anda.

5. Mempromosikan Produk, Secara Konstan

kesalahan media sosial promosi

Kesalahan media sosial ini juga sering saya jumpai.

Ada waktu dan tempat yang tepat untuk mempromosikan sebuah bisnis atau produk di media sosial.

Media sosial juga bukan channel yang tepat untuk terus menerus menekan pesan marketing secara terus menerus. Media Sosial adalah channel Social Selling.

Apa itu Social Selling?

Social Selling adalah tentang membangun hubungan dan kepercayaan yang pada akhirnya akan mengarah pada penjualan. Jangan menyalahgunakan platform media sosial seperti iklan banner atau iklan di TV.

Anda bisa juga menggunakan prinsip Pareto 80/20 sebagai panduan. Buat konten yang menarik dan berkualitas tinggi sebanyak 80%, dan promosikan produk anda tidak lebih dari 20%.

6. Tidak Konsisten dalam Menggunakan Media Sosial

Apakah anda punya jadwal kapan waktunya membuat sebuah konten?

Apakah anda punya suara yang konsisten di semua profil media sosial anda?

Bagaimana anda merespon komentar negatif atau kritik?

Cara paling baik untuk menjaga konsistensi akun media sosial anda adalah menggunakan rencana marketing media sosial. Anda juga perlu membuat sebuah panduan tentang bagaimana bisnis anda dalam media sosial, contohnya:

  • Bagaimana cara merespon terhadap komentar negatif
  • Sebuah patokan FAQ (Frequently Asked Question) yang bisa diakses dan sebagai rujukan admin media sosial anda
  • Jadwal masing-masing channel media sosial bisnis anda

Saya juga telah menulis panduan lengkap tentang Membuat Rencana Marketing Media Sosial Mulai dari 0.

7. Menanggapi Komentar Terlalu ‘Konsisten’

Ini juga menjadi salah satu kesalahan media sosial yang seringkali juga saya jumpai.

Memang.

Konsistensi sebuah brand dalam menggunakan media sosial sangatlah diperlukan. Tetapi ketika merespon terhadap sebuah komentar atau pertanyaan terlalu ‘konsisten’ juga tidak baik.

Dalam hal ini.

Yang saya maksudkan dengan terlalu konsisten adalah mempersiapkan pertanyaan dan hanya sekedar melakukan copas jawaban. Terutama, jika merespon terhadap komentar negatif atau kritik justru merusak brand anda.

Meskipun.

Memiliki template jawaban untuk pertanyaan yang sering diajukan bisa menghemat waktu, gunakan secara hati-hati. Selalu ingat juga bahwa kritik, feedback negatif dan pertanyaan yang spesifik pada umumnya perlu dijawab secara bijak dan respon yang humanis.

8. Menggunakan Setiap Media Sosial yang Ada

Ya, menggunakan semua media sosial yang ada termasuk dalam list kesalahan media sosial yang merusak brand anda. Hanya karena media sosial itu ada, bukan berarti anda harus menggunakannya.

Tanpa sumber daya dan target yang benar, berkomitmen dengan media sosial yang ada berarti anda tidak memanfaatkannya secara maksimal.

Daripada anda memecah waktu dan sumber daya anda diantara 8 platform media sosial, pertimbangkan pilih lima, 3, atau bahkan dua platform media sosial yang sesuai dengan target pasar anda.

Kesimpulan

Menghindari kesalahan media sosial diatas memerlukan tim yang terlatih, penggunaan sumber daya yang bijak, dan merespon terhadap penggemar atau follower anda secara profesional.

Perlakukan follower media sosial anda sama dengan bagaimana anda melayani pelanggan di toko anda.

Artikel Lainnya
Pujasera Middle Class
Pujasera Middle Class di Malang Pujasera Murah Enak