Kategori
Report

Data E-commerce Indonesia 2021 (Atur Strategi di Tahun 2021)

Waktu berjalan sangat cepat, tidak terasa kita sudah sampai di E-Commerce Indonesia 2021.

Di Data E-commerce Indonesia 2021 ini akan ada data seputar perkembangan e-commerce di Indonesia. Saya harapkan data ini bisa berguna untuk anda yang sedang mengatur:

Dibandingkan dengan E-commerce Indonesia 2020, jelas akan terjadi perubahan signifikan dengan adanya pandemi ini.

Aktivitas online meningkat yang kemungkinan utamanya dikarenakan anjuran stay-at-home oleh Pemerintah, dan adanya PSBB dan jam malam yang berimbas pada semakin tingginya tingkat konsumsi online.

Move on ke E-commerce Indonesia 2021.

Langsung saja kita bahas.

PERHATIAN

Setiap analisa yang saya lakukan merupakan opini saya pribadi yang belum tentu akurat.

Mengenai Sumber Data

Laporan ini menggunakan data dari berbagai sumber, termasuk penyedia data statistik, internet dan perusahaan media sosial, serta pemerintah. Karena pengambilan data dan metodologi yang berbeda dari badan-badan diatas, serta perbedaan periode pengambilan sampel, sepanjang laporan dibawah ini mungkin ada perbedaan signifikan untuk poin data yang sama, terlebih lagi, pada data survei. Sebisa mungkin, dalam laporan ini sumber data yang menyediakan cakupan geografis yang lebih luas akan di prioritaskan, untuk meminimalisir potensi variasi antar poin data, and menyediakan data yang lebih dapat diandalkan untuk sebagai perbandingan di satu negara.

Daftar Isi
  1. Data pengguna Internet Indonesia
    1. Pertumbuhan dari E-Commerce Indonesia 2020
    2. Populasi berdasarkan grup usia
    3. Indikator kunci lainnya
    4. Kepemilikan perangkat
    5. Durasi konsumsi media
  2. Analisa Pengguna Internet 2021
    1. Pengguna Internet Meningkat Drastis
    2. Hampir semua pengguna memiliki smartphone
    3. Smart Home, perlahan tapi pasti
  3. Aktivitas Internet Indonesia
    1. Adopsi Internet dari berbagai sumber data
    2. Penggunaan Internet melalui HP
    3. Kecepatan Internet
    4. Traffic Internet berdasarkan perangkat
    5. Website yang paling banyak di akses (Alexa)
    6. Pencarian Google terpopuler 2020
    7. Perilaku pencarian online
  4. Analisa Aktivitas Internet Indonesia 2021
    1. Internet semakin cepat
    2. Pengguna HP mendominasi
    3. Fitur Pencarian Suara, dan Gambar mulai digunakan
    4. Kehadiran Brand di Media Sosial penting!
  5. Penggunaan E-commerce Indonesia 2021
    1. Faktor Inklusi Finansial
    2. Aktifitas E-commerce Indonesia 2021
    3. Pembelian berdasarkan rentang usia
    4. Pembeli E-commerce berdasarkan kategori
    5. Kata kunci Google Shopping terbanyak tahun 2020
  6. E-commerce barang konsumsi
    1. Pembelian difasilitasi Internet
    2. Transaksi Digital
    3. Ojek Online
  7. Pengiriman makanan online
  8. Analisa E-commerce Indonesia 2021
    1. Wanita lebih suka belanja online
    2. Pengguna kartu kredit masih sedikit
    3. Aplikasi e-money lebih tinggi dari kartu kredit
    4. Pencarian produk atau jasa secara online mendominasi
    5. Efek Pandemi COVID-19
    6. Produk asli!
    7. E-commerce Indonesia 2021 meningkat drastis
    8. Layanan makanan Ojol naik pesat
  9. Digital Marketing Indonesia 2021
    1. Sumber penemuan Brand
    2. Kanal utama riset Brand
    3. Nilai pasar periklanan digital 2021
    4. Perbandingan peningkatan nilai periklanan digital
  10. Analisis Digital Marketing 2021
  11. Mesin pencari masih unggul dalam penemuan Brand
    1. Korelasi biaya Periklanan Digital dan Peningkatan E-commerce Indonesia 2021
  12. Sumber Data E-Commerce Indonesia 2021
    1. GlobalWebIndex
    2. Statista
    3. GSMA Intelligence
    4. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)
    5. Pew Research Center
    6. PBB

Data pengguna Internet Indonesia

Data penting untuk pengguna HP, Internet, dan pengguna media sosial.

Perhatian

Perubahan sumber data untuk pengguna Internet dan pengguna media sosial berarti data ini tidak bisa dikomparasikan dengan laporan E-commerce Indonesia 2020 melainkan komparasi dari sumber data tersebut.

Jumlah Populasi

274,9 Juta
Urbanisasi
57%

HP Terkoneksi

345,3 Juta
Dibanding Populasi
125,6%

Pengguna Internet

202,6 Juta
Dibanding Populasi
73,7%

Pengguna Media Sosial Aktif

170,0 Juta
Dibanding Populasi
61,8%

Pertumbuhan dari E-Commerce Indonesia 2020

Perubahan year-on-year pada adopsi digital.

Jumlah Populasi

274,9 Juta
2020 vs 2021
+2,9 Juta

HP Terkoneksi

+1,2%
2020 vs 2021
+4,0 Juta

Pengguna Internet

+15,5%
2020 vs 2021
+27 Juta

Pengguna Media Sosial Aktif

+6,3%
2020 vs 2021
+10 Juta

Populasi berdasarkan grup usia

Jumlah Populasi

274,9 Juta

13 Tahun Keatas

77,5%
213,2 Juta

18 Tahun Keatas

69,1%
190,1 Juta

16 – 64 Tahun

66,2%
181,9 Juta

Sumber Data

POPULASI:PBB, Pemerintah Daerah HP TERKONEKSI: GSMA Intelligence GWI, INTERNET: APJII DATA MEDIA SOSIAL: Platform Periklanan Media Sosial. Data pengguna sosial tidak merefleksikan individual unik.

Indikator kunci lainnya

Indikator demografi populasi di Indonesia.

Pria

50,3%

Wanita

49,7%

Urbanisasi Populasi

57,0%

Median Usia

29,9 Tahun

Sumber Data

POPULASI: Ekstrapolasi data yang diterbitkan PBB, Bank Dunia, UNESCO, UNICEF, PEW Research (Diakses Januari 2021). PBB tidak menerbitkan data populasi jenis kelamin selain Pria dan Wanita.

Kepemilikan perangkat

Persentasi dari pengguna internet berusia 16 hingga 64 tahun yang memiliki perangkat berdasarkan survei.

Semua HP

98,3%

Smartphone

98,2%

PC / Laptop

74,7%

Tablet

18,5%

TV Streaming

6,0%

Konsol Gaming

16,2%

Smarthome

5,7%

Smartwatch

13,3%

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020). Angka diatas berdasarkan survei pengguna Internet usia 16 hingga 64 Tahun.

Durasi konsumsi media

Rata-rata konsumsi media dari pengguna Internet berusia 16 hingga 64 tahun.

Semua Perangkat

8 Jam 52 Menit

Streaming TV

2 Jam 50 Menit

Media Sosial

3 Jam 14 Menit

Media Press (Daring dan Luring)

1 Jam 38 Menit

Streaming Musik

1 Jam 30 Menit

Radio

0 Jam 33 Menit

Podcast

0 Jam 44 Menit

Gaming di Konsol Gaming

1 Jam 16 Menit

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020). Angka diatas berdasarkan survei pengguna Internet usia 16 hingga 64 Tahun. CATATAN: Konsumsi media berbeda diatas dapat terjadi secara bersamaan.

Analisa Pengguna Internet 2021

Pengguna Internet Meningkat Drastis

Berdasarkan data E-commerce Indonesia 2021 ini. Tidak terlihat secara signifikan peningkatan koneksi HP, justru terjadi peningkatan pesat hingga 15,5% pada pengguna Internet.

Ini menunjukan bahwa, mulai banyak masyarakat Indonesia yang mungkin dipengaruhi faktor sekolah online, anjuran stay-at-home , dan faktor lainnya.

Sedangkan di sisi lainnya, ini juga menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat Indonesia yang masih belum terjangkau Internet. Atau, bisa diartikan juga, masih banyak potensi di Indonesia.

Hampir semua pengguna memiliki smartphone

Dari sisi kepemilikan perangkat, kepemiliki smartphone nyaris mengisi semua pengguna HP. Penggunaan Smart TV pun sudah menyentuh angka 6% mengingat sudah mulai banyak Smart TV murah yang bertebaran.

Smart Home, perlahan tapi pasti

Peningkatan pengguna Smart Home pelan-pelan mulai merangkak, walaupun peningkatan sangatlah kecil. Mungkin ini juga dihambat oleh situasi pandemi dimana perangkat smart home device masih belum menjadi prioritas meskipun sudah mulai bertebaran dengan harga terjangkau.

Aktivitas Internet Indonesia

Indikator penting adopsi dan aktivitas Internet di Indonesia.

Jumlah Pengguna Internet

202,6 Juta

Persentase Pengguna Internet dari Jumlah Populasi

73,7%

Rata-Rata Harian Durasi Penggunaan Internet 16-64 Tahun

8 Jam 52 Menit

Peningkatan Pengguna Internet

+15,5%
+27 Juta

Sumber Data

SUMBER: KEPIOS (Januari 2021). Angka diatas berdasarkan ekstrapolasi data yang diterbitkan oleh ITU, Pemerintah, GWI, GSMA Intelligence, APJII.

Adopsi Internet dari berbagai sumber data

Indikator adopsi Internet di Indonesia yang dipublikasikan berbagai sumber data.

ITU

131,1 Juta

CIA World Factbook

109,4 Juta

Internet World Stats

171,3 Juta

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)

202,6 Juta

Penggunaan Internet melalui HP

Pengguna yang mengakses Internet menggunakan HP

HP Terkoneksi (WIFI/Seluler)

195,3 Juta

Persentasi dari Pengguna Internet

96,4%

Pengguna Smartphone

96,0%

Rata-Rata Durasi Penggunaan 16-64 Tahun

5 Jam 4 Menit

Sumber Data

SUMBER: KEPIOS (Januari 2021). Angka diatas berdasarkan ekstrapolasi data yang diterbitkan oleh ITU, Pemerintah, GWI, GSMA Intelligence, APJII.

Kecepatan Internet

Kecepatan Internet untuk HP dan Komputer/Laptop dengan perbandingan dengan E-commerce Indonesia 2020.

Rata-Rata Kecepatan HP

17,26 Mbps

Peningkatan dari Tahun Lalu

+24,8%

Rata-Rata Kecepatan Komputer/Laptop

23,32 Mbps

Peningkatan dari Tahun Lalu

+16,0%

Sumber Data

SUMBER: OOKLA (Januari 2021). Data diatas direpresentasikan dalam Megabits per second.

Traffic Internet berdasarkan perangkat

Persentase akses halama Internet berdasarkan perangkat dan dibandingkan tahun sebelumnya.

HP

66,9%
Meningkat
+22%

Laptop & PC

32,6%
Menurun
-27%

Tablet

0,5%
Meningkat
+10%

Sumber Data

SUMBER: StatCounter yang diakses Januari 2021.

Website yang paling banyak di akses (Alexa)

Ranking website dibawah berdasarkan total kunjungan pada Desember 2020 berdasarkan Alexa.

PeringkatWebsiteWaktu/HariHalaman/Hari
1OKEZONE.COM4 Menit 6 Detik4.25
2GOOGLE.COM15 Menit 41 Detik17.02
3YOUTUBE.COM17 Menit 23 Detik9.86
4TRIBUNNEWS.COM3 Menit 32 Detik1.87
5DETIK.COM6 Menit 58 Detik4.23
6KOMPAS.COM3 Menit 47 Detik1.98
7PIKIRAN-RAKYAT.COM5 Menit 43 Detik2.49
8KUMPARAN.COM2 Menit 58 Detik2.27
9TOKOPEDIA.COM11 Menit 53 Detik7.32
10LIPUTAN6.COM4 Menit 35 Detik2.17

Pencarian Google terpopuler 2020

Kata kunci pencarian yang paling banyak dicari di Indonesia antara 1 Januari hingga 31 Desember 2020.

PeringkatKata KunciIndeks
1TRANSLATE100
2GOOGLE76
3GOOGLE TRANSLATE34
4YOUTUBE33
5MP328
6CUACA25
7TOGEL25
8FB22
9FACEBOOK21
10DOWNLOAD LAGU19
11BAHASA INGGRIS18
12WA18
13TERJEMAHAN16
14PRAKERJA16
15YANDEX15
16WHATSAPP14
17INSTAGRAM14
18TWITTER13
19IG11
20CLASSROOM10

Sumber Data

SUMBER: Google Trends diakses Januari 2021 CATATAN:Google tidak mempublikasikan volume pencarian, tetapi kolom “INDEKS” menunjukan volume relatif masing-masing kata kunci berdasarkan pencarian tertinggi (Indeks 50 berarti volume pencarian 50% dari volume pencarian teratas)

Perilaku pencarian online

Berdasarkan pengguna Internet 16 hingga 64 tahun.

Pencarian Konvensional

99,2%

Pencarian Suara (Voice command)

51,9%

Media Sosial sebagai Cara utama Me-riset Brand

65,1%

Menggunakan Pengenalan Gambar (Image Recognition)

47,3%

Sumber Data

SUMBER: GW (Q3 2020). Angkat diatas diperoleh dari hasil survei pengguna 16 hingga 64 tahun.

Analisa Aktivitas Internet Indonesia 2021

Internet semakin cepat

Berdasarkan data E-commerce Indonesia 2021 ini. Terlihat peningkatan pada kecepatan Internet yang ada pada HP dan Komputer/Laptop. Hal ini menunjukan peningkatan potensi pada peluang e-commerce di Indonesia.

Pengguna HP mendominasi

Berdasarkan traffic Internet berdasarkan perangkat, pengguna Komputer/Laptop menurun drastis hingga 27% dibandingkan tahun lalu. Penetrasi HP pun meningkat hingga 22% didukung oleh banyaknya harga Smartphone murah, serta kebutuhan untuk menunjang sekolah daring. Ini menunjukkan pentingnya optimasi E-commerce Indonesia 2021 pada pengguna HP.

Fitur Pencarian Suara, dan Gambar mulai digunakan

Meskipun terjadi peningkatan pada penggunaan pencarian suara, dan gambar penggunaan mesin pencari konvensional masih mendominasi.

Kehadiran Brand di Media Sosial penting!

65,1% pengguna Internet menggunakan media sosial untuk meriset sebuah brand, hal ini menunjukkan pentingnya eksistensi brand di media sosial dalam e-commerce Indonesia 2021.

Penggunaan E-commerce Indonesia 2021

Faktor Inklusi Finansial

Persentase populasi berusia 15 tahun keatas yang menggunakan jasa atau produk finansial.

Memiliki Akun Finansial

48,9%

Memiliki Kartu Kredit

2,4%

Memiliki Aplikasi E-Money

3,1%

Melakukan Pembelian Online

11,2%

Persentase Pria dengan Kartu Kredit

1,9%

Persentasi Wanita dengan Kartu Kredit

3,1%

Persentase Pria Belanja Online

9,4%

Persentase Wanita Belanja Online

12,9%

Sumber Data

SUMBER: World Bank Global Financial Inclusion Data (Diakses Januari 2021) Persentase diatas berdasarkan populasi berusia 15 tahun keatas. Aplikasi e-money diatas tidak termasuk pembayaran menggunakan Apple Pay, Google Pay, atau Samsung Pay.

Aktifitas E-commerce Indonesia 2021

Persentase pengguna berusia 16 hingga 64 tahun.

Mencari Produk/Jasa untuk Dibeli

93,0%

Mengunjungi Website Ritel atau Toko Online

87,3%

Menggunakan Aplikasi Belanja Online di HP/Tablet

78,2%

Membeli Produk Online

87,1%

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020). Data diatas merupakan hasil survei.

Pembelian berdasarkan rentang usia

Pembelian e-commerce berdasarkan rentang usia, persentase berdasarkan pengguna Internet.

16-24 Tahun

84,8%

25-34 Tahun

88,5%

35-44 Tahun

89,0%

45-54 Tahun

89,4%

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020). Data diatas merupakan hasil survei.

Pembeli E-commerce berdasarkan kategori

Jumlah uang yang dikeluarkan konsumen berdasarkan kategori pada 2020 dalam nilai USD (U.S. Dollar). Persentase merupakan peningkatan / penurunan dibandingkan data E-commerce 2020.

Travel, Mobilitas & Akomodasi

$6,02 Miliar
-45,8%

Fashion & Beauty

$9,81 Miliar
+50,7%

Elektronik

$6,91 Miliar
+38,9%

Makan & Personal Care

$4,66 Miliar
+61,3%

Furnitur dan Alat Rumah Tangga

$4,48 Miliar
+47,8%

Mainan & Hobi

$4,44 Miliar
+51,5%

Musik Digital

$199,5 Miliar
+35,1%

Games

$1,68 Miliar
+31,1%

Sumber Data

SUMBER: Statista Market Outlook. CATATAN: Data untuk Musik Digital dan games termasuk layanan Streaming.

Kata kunci Google Shopping terbanyak tahun 2020

Kata kunci yang paling banyak dicari pada kotak pencarian di Google Shopping antara 1 Januari hingga 31 Desember 2020.

PeringkatKata Kunci PencarianIndeks
1HP100
2SAMSUNG80
3OPPO54
4IPHONE52
5VIVO44
6REDMI38
7BAJU36
8REALME35
9SHOPEE34
10XIAOMI31
11HARGA OPPO18
12TRANSLATE16
13MASKER16
14LAZADA16
15MAINAN15
16BTS15
17HP SAMSUNG14
18HP VIVO12
19REDMI 812
20TOKOPEDIA12

Sumber Data

SUMBER: SUMBER: Google Trends diakses Januari 2021 CATATAN:Google tidak mempublikasikan volume pencarian, tetapi kolom “INDEKS” menunjukan volume relatif masing-masing kata kunci berdasarkan pencarian tertinggi (Indeks 50 berarti volume pencarian 50% dari volume pencarian teratas)

E-commerce barang konsumsi

Pertumbuhan dan perkembangan B2C barang konsumsi di pasar e-commerce dalam USD (U.S. Dollars). Barang konsumsi ini termasuk produk Fashion & Beauty, Elektronik, Makanan, Furniture dan Alat rumah tangga, serta Mainan dan Hobi.

Jumlah orang yang membeli Barang Konsumsi di Internet

138,1 Juta

Jumlah nilai Barang Konsumsi di Pasar E-commerce

$30,31 miliar

Pertumbuhan dibanding tahun lalu

+49,0%

Pembelian Rata-Rata Barang Konsumsi per Pengguna

$219

Sumber Data

SUMBER: SUMBER: Statista Market Outlook For E-commerce (Diakses Januari 2021). Angka diatas merupakan estimasi belanja pengguna selama 2020.

Pembelian difasilitasi Internet

Persentase pengguna Internet berusia 16 hingga 64 tahun yang menggunakan atau membayar melalui layanan digital tiap bulannya.

Layanan pembayaran Mobile

29,2%

Membayar Konten Digital (Streaming Video & Musik)

66,81%

Ojek Online (Grab,Gojek)

65,3%

Pembelian Makanan Online (GoFood, GrabFood)

74,4%

Sumber Data

SUMBER: SUMBER: GWI (Q3 2020) berdasarkan survei pengguna berusia 16 hingga 64 Tahun.

Transaksi Digital

Pertumbuhan pasar transaksi digital dalam USD (U.S. Dollars)

Jumlah Pengguna yg Melakukan Transaksi Digital

129,9 Juta

Nilai Transaksi Digital dalam Setahun

$35,72 Miliar

Perubahan nilai Transaksi Digital

+27,6%

Rata-Rata Pengeluaran Transaksi Digital tiap Tahun

$275

Sumber Data

SUMBER: SUMBER: Statista Digital Market Outlook for Fintech (Diakses Januari 2021) CATATAN: Transaksi digital ini termasuk pembayaran produk atau jasa melalui aplikasi HP di Point-Of-Sale retail.

Ojek Online

Pertumbuhan pasar ojek online dalam satuan USD (U.S. Dollars)

Jumlah Pengguna Ojek Online

15,79 juta

Jumlah Nilai Ojek Online

$1,14 Miliar

Perubahan nilai Ojek Online

+43,1%

Rata-Rata Pengeluaran untuk Ojek Online dalam Setahun

$72

Sumber Data

SUMBER: SUMBER: Statista Digital Market Outlook for Online Mobility Services (Diakses Januari 2021) CATATAN: Ini berlaku untuk semua layanan ojek online termasuk aplikasi taksi melalui aplikasi smartphone.

Pengiriman makanan online

Pertumbuhan layanan pengiriman makanan online dalam USD (U.S. Dollars)

Jumlah Pengguna Pengiriman Makanan Online

37,34 juta

Jumlah Nilai Pengiriman Makanan Online

$1,95 Miliar

Perubahan nilai Pengiriman Makanan Online

+35,2%

Rata-Rata Pengeluaran untuk Pengiriman Makanan Online dalam Setahun

$52

Sumber Data

SUMBER: Statista Digital Market Outlook for E-Services (Diakses Januari 2021) CATATAN: Ini berlaku untuk semua layanan ojek online termasuk aplikasi taksi melalui aplikasi smartphone.

Analisa E-commerce Indonesia 2021

Wanita lebih suka belanja online

Pada data E-commerce Indonesia 2021 ini hampir sama dengan E-commerce Indonesia 2020. Wanita, meskipun tidak berbeda jauh, masih cenderung melakukan pembelian online dibandingkan pria.

Pengguna kartu kredit masih sedikit

Penetrasi kartu kredit di Indonesia masih lemah hanya 2,4%. Ini mungkin karena faktor budaya di Indonesia yang tidak menganjurkan penggunaan kartu kredit.

Aplikasi e-money lebih tinggi dari kartu kredit

Berbeda dengan pengguna di luar negeri yang transisi ke kartu kredit terlebih dahulu baru e-money. Penggunaan e-money sudah melampaui pengguna kartu kredit. Ini bisa menjadi catatan bagi ritel untuk menggunakan program Point-of-sale (POS) yang sudah mendukung pembayaran e-money.

Pencarian produk atau jasa secara online mendominasi

Meskipun sudah banyak yang menggunakan smartphone, mayoritas orang masih menggunakan mesin pencari untuk mencari sebuah produk atau barang. Ini berarti, penjual tidak bisa hanya mengandalkan optimisasi pada platform toko online saja.

Efek Pandemi COVID-19

Meskipun terjadi banyak penurunan pada sektor ekonomi. Pada sektor E-commerce Indonesia 2021. Hanya bisnis kategori Travel, Mobilitas, dan Akomodasi yang mengalami penurunan hingga -45,8%.

Untuk kategori lain justru meningkat. Peningkatan drastis terjadi pada sektor Fashion & Beauty, Personal Care, Furniture dan Alat rumah tangga, serta Mainan dan Hobi.

Produk asli!

Peningkatan pada sektor musik digital dan video games hingga 30% lebih menunjukkan bahwa orang Indonesia mulai membeli produk digital original.

E-commerce Indonesia 2021 meningkat drastis

E-commerce Indonesia 2021 dibandingkan tahun sebelumnya, justru meningkat drastis hingga 49%! Dengan total nilai mencapai $30,31 Miliar, E-commerce Indonesia 2021 ini akan semakin menguat mengingat Indonesia sudah mulai bangkit dari pandemi dan kehadiran vaksin.

Layanan makanan Ojol naik pesat

Tidak seperti layanan transportasi ojol yang turun drastis hingga -43,1%. Layanan makanan ojol justru meningkat hingga 35,2%. Ini mungkin dipengaruhi oleh faktor anjuran stay-at-home. Sehingga masyarakat lebih memilih untuk makan dirumah.

Digital Marketing Indonesia 2021

Sumber penemuan Brand

Persentase pengguna Internet usia 16-64 Tahun yang menemukan brand atau produk baru melalui masing-masing kanal.

Mesin Pencari
49.7%
Iklan Sosial Media
39.2%
Rekomendasi Sosial Media
39%
Website Brand
37.6%
Website Review Konsumen
35.9%
Iklan di TV
35.5%
Rekomendasi Teman
34.2%
Website Komparasi
29.5%
Artikel Blog
28.5%
Brosur / Katalog
28.3%

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020).

Kanal utama riset Brand

Persentase pengguna Internet 16 hingga 64 tahun yang menggunakan kanal masing-masing untuk melakukan riset Brand.

Mesin Pencari
66.6%
Media Sosial
65.1%
Review Konsumen
54.2%
Website Brand
41.6%
Aplikasi HP
32.7%
Website Komparasi
32.7%
Blog milik Brand
32.3%
Website Q&A (Quora)
26.9%
VLOG
25.2%
Review Blog
25.1%

Sumber Data

SUMBER: GWI (Q3 2020).

Nilai pasar periklanan digital 2021

Jumlah uang yang dikeluarkan pada tahun 2020 berdasarkan format iklan. Nilai berdasarkan USD (U.S. Dollars)

Jumlah Keseluruhan

$1,45 Miliar

Jumlah Iklan Mesin Pencari

$515,8 Juta

Jumlah Iklan Media Sosial

$439,2 Juta

Jumlah iklan Banner

$268,6 Juta

Jumlah Iklan Video

$183,2 Juta

Jumlah Iklan Baris

$43,43 Juta

Sumber Data

SUMBER: Statista Market Outlook for Digital Advertising

Perbandingan peningkatan nilai periklanan digital

Perubahan nilai periklanan digital year-on-year dibandingkan data E-commerce Indonesia 2020.

Jumlah Keseluruhan

+7,2%

Jumlah Iklan Mesin Pencari

+2,4%

Jumlah Iklan Media Sosial

+14,4%

Jumlah iklan Banner

+8,7%

Jumlah Iklan Video

+8,6%

Jumlah Iklan Baris

+3,6%

Sumber Data

SUMBER: Statista Market Outlook for Digital Advertising

Analisis Digital Marketing 2021

Mesin pencari masih unggul dalam penemuan Brand

Meskipun penggunaan kanal media sosial mulai merangkak naik. Penggunaan mesin pencari dalam menemukan produk baru masih dikuasai mesin pencari secara signifikan.

Penggunaan iklan di mesin pencari, website, dan blog masihlah menjadi kanal yang efektif.

Korelasi biaya Periklanan Digital dan Peningkatan E-commerce Indonesia 2021

Meskipun korelasinya masih belum pasti, tetapi pada E-commerce Indonesia 2021 ini menunjukan total jumlah biaya yang dikeluarkan untuk periklanan hanya sebesar 7,2%. Tetapi impact yang dihasilkan dalam penjualan E-commerce Indonesia 2021 menunjukkan peningkatan hingga 49%

Sumber Data E-Commerce Indonesia 2021

GlobalWebIndex

Global Web Index adalah penyedia data profiling audience untuk agensi, publisher, dan brand global.

Statista

Statista adalah salah satu penyedia statistik database terbesar di Internet. Produk Digital Market Outlook-nya menyediakan prediksi, wawasan pasar yang mendalam, dan indikator kunci lebih dari 90 pasar digital yang vertikal, termasuk e-commerce, media digital, periklanan, smart home, dan fintech di lebih dari 150 negara.ex adalah penyedia data profiling audience untuk agensi, publisher, dan brand global.

GSMA Intelligence

GSMA adalah organisasi yang menyediakan database statistik operator telekomunikasi, prediksi, dan laporan industri yang mencakup negara yang sangat luas, mulai dari Afghanistan hingga Zimbabwe. Di update harian, menyediakan data paling akurat dan komplit berisi data poin invidividual.

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII)

APJII adalah Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet yang mengatur program kunci strategis untuk pengembangan jaringan internet di Indonesia.

Pew Research Center

Pew Research Center adalah sebuah organisasi Think Tank yang melakukan polling pendapat publik, riset demografi, analisis konten, dan penelitian sosial ilmiah yang berdasarkan data.

PBB

PBB adalah organisasi internasional yang didalamnya terdapat organ-organ lain seperti World Bank, UNICEF, dan UNESCO.

Oleh Graha Nurdian

A Millenial, self-proclaimed cyclist, digital marketer wannabe. See you offline

Lihat Arsip

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *