Perbedaan Brand, Branding, dan Brand Identity (2021 Harus Paham Ini)

Brand, Brand Identity, Branding? Apa itu?

Last updated:

Seringkali orang masih bingung dengan perbedaan brand, branding, dan brand identity. Walaupun mulai banyak orang penting pahamnya brand identity dalam hal bisnis atau personal branding, masih banyak yang kebingungan membedakan tiga istilah diatas.

Sebelumnya, saya pernah membahas tentang ‘Apa itu Personal Branding? dan 6 Manfaat Personal Branding‘. Pada artikel ini, kita akan belajar mengenai perbedaan brand, brand identity, dan branding.

Ada beberapa pertanyaan yang sering orang yang saya kenal tanyakan.

“Apakah saya perlu mendesain ulang brand saya?”

“Apakah saya perlu memperbarui brand saya?”

“Apakah saya perlu memperbarui brand identity saya?”

Namun, setelah berbicara lebih lanjut, kebanyakan dari mereka sebenarnya yang mereka maksud adalah desain logo atau website. Padahal, logo dan website ini bukanlah brand, hanya bagian dari brand itu sendiri.

Apa itu Brand?

Pada dasarnya, brand adalah bagaimana persepsi orang terhadap anda atau bisnis anda. Sebuah koneksi emosional antara pelanggan terhadap anda atau bisnis anda. Setiap kali terjadi interaksi antara pelanggan dengan brand anda, ada persepsi yang terbentuk tentang apa yang mereka pikir dan rasakan mengenai anda atau bisnis anda.

Jika anda ada di sepatu mereka, dan anda punya pengalaman negatif dengan sebuah brand, apakah anda masih mempercayai brand tersebut?

Mungkin tidak.

Seiring waktu, semakin sering brand anda berinteraksi dengan pelanggan, akan terbentuk sebuah ekspektasi mengenai bagaimana pengalaman yang seharusnya mereka dapatkan, dan bagaimana pendapat mereka tentang anda.

Hal-hal seperti inilah yang membangun kepercayaan, dan loyalty terhadap brand anda, dan hal inilah yang anda inginkan.

Bisakah Anda Menebak Brand Apa Ini?

Perbedaan Brand Coca Cola
Brand apa ini?

Anda mungkin menebak brand diatas dengan tepat, Coca Cola. Campaign terbaru mereka being apart, meskipun menghadirkan logo Coca Cola dengan font yang berbeda, tetapi masih bisa dikenali dan langsung mengingatkan kita dengan kesegaran minuman coca cola hanya dengan tulisan saja, ini salah satu contoh kekuatan brand dan perbedaan brand biasa dengan brand yang kuat.

Jadi kembali lagi, apa itu brand? pada dasarnya perbedaan brand dengan yang lainnya, utamanya ada pada tiga fungsi utama dibawah:

1. Membangun Kepercayaan

Semakin tinggi kepercayaan yang bisa anda bangun, semakin loyal pelanggan anda. Anda atau bisnis anda semakin tidak tergantikan di mata mereka, yang membuat mereka lebih memilih anda atau bisnis anda dibandingkan kompetitor.

2. Membuat Faktor Pembeda

Anda seharusnya dapat berdiri sendiri dibandingkan kompetitor anda, tidak bercampur menjadi satu. Semakin beda anda dengan orang lain, semakin menarik brand personal atau brand bisnis anda.

3. Meningkatkan value

Value sebuah brand bisnis atau personal berasal dari jasa dan produk yang anda berikan.

Contoh paling mudah adalah Apple, sama seperti apa yang pernah saya bahas di artikel ‘Network Effect, Memahami Harga Apple yang Mahal’,

Namun, sekarang, menurut saya salah besar jika kita menilai Apple itu mahal. Harga produk Apple di pasaran sebenarnya cukup kompetitif, terutama jika kita melihat secara objektif apa yang kita dapatkan dari Apple dengan harga yang kita bayarkan.

Perbedaan brand Apple ini lah yang membuat persepsi orang-orang mengganggap bahwa Apple adalah barang mewah, memiliki harga yang mahal, dan hanya dimiliki oleh orang kaya. Padahal, harga iPhone yang kita dapatkan sebenarnya tidak jauh berbeda dengan handphone Android Premium lainnya seperti Samsung, Huawei, dll.

Apa itu Brand Identity?

Perbedaan Brand Touchpoints Brand Identity
Touchpoints Brand Identity

Brand Identity adalah semua identitas brand anda yang memiliki beberapa elemen yang dapat berinteraksi dengan pelanggan anda. Sebuah identitas yang bisa dilihat, disentuh, didengar, atau dirasakan.

Ini mengandung semua elemen mulai dari logo anda, e-mail, layanan pelanggan, hingga bagaimana brand anda berbicara dengan pelanggan. Perbedaan brand dengan brand identity adalah, brand identity merupakan sarana bagaiman anda mengubah persepsi orang tentang brand anda.

Mengubah bagaimana persepsi orang terhadap brand anda, dapat mengubah perilaku mereka, yang secara keseluruhan akan meningkatkan performa brand anda.

Logo anda atau bisnis anda merupakan salah satu bagian dari puzzle ini, walaupun seringkali logo adalah langkah pertama dalam pembuatan brand, logo bukanlah yang terakhir.

Sebuah logo yang sempurna apabila dikelilingi pengalaman pelanggan yang kurang menyenangkan, marketing yang tidak kohesif adalah resep untuk kegagalan. Setiap elemen brand identity ini sangatlah penting dan harus kohesif.

Fungsi dari brand identity adalah:

1. Identifikasi Bisnis Anda

Tampilan dan nuansa visual dari bisnis anda harus membedakan anda dengan kompetitor anda. Seiring waktu, target yang harus anda capai adalah membuat pelanggan dapat mengenali bisnis anda secara cepat, dan membuat mereka memiliki ingatan emosional terhadap brand anda.

2. Mengkomunikasikan Pesan Anda dengan Jelas

Brand Identity anda harus bisa berkomunikasi dengan pelanggan. Ini adalah kuncinya.

Brand Identity anda tidak harus berbicara dengan semua orang. Beberapa Brand fokus kepada pelanggan yang ingin tetap bugar, brand lain mungkin fokus kepada anak muda yang suka musik, dll.

Dengan memahami profil pelanggan yang anda inginkan, anda bisa membuat Brand Identity yang ditujukan untuk mereka, bukan untuk untuk kepuasan pribadi anda.

3. Buat Visual yang Konsisten

Dalam Brand Identity anda terdapat banyak elemen, menjaga semua elemen ini untuk tetap konsisten dalam desain dan pesan yang ingin anda sampaikan adalah penting.

Setiap bagian dari brand anda haruslah konsisten, ketika terjadi inkonsistensi dalam Brand anda, ini beresiko menyampaikan pesan yang salah untuk pelanggan anda, dan ini dapat berakibat hilangnya kepercayaan mereka.

Apa itu Branding?

Perbedaan Brand dengan Branding adalah, Branding adalah proses mengembangkan, atau mengembangkan ulang keseluruhan elemen dan strategi dari brand identity anda.

Ini bisa berarti mengembangkan logo, website, nada bicara, atau bahkan warna yang anda gunakan. Branding adalah proses investasi yang bisa membawa anda untuk sukses dan berkembang. Terdapat beberapa situasi penting dimana branding itu sangatlah penting.

Revitalisasi

  • Anda perlu facelift.
  • Produk atau jasa anda bagus, tetapi terlihat ketinggalan jaman.
  • Kemasan produk anda terlihat biasa

Produk atau Perusahaan Baru

  • Anda memiliki bisnis baru atau produk baru

Reposisi

  • Anda tidak menarik bagi audiens yang anda inginkan
  • Anda ingin menarik perhatian pelanggan baru
  • Anda perlu mengkomunikasikan dengan jelas siapa anda

Konsistensi

  • Masing-masing di bisnis anda membuat marketing mereka sendiri
  • Semua marketing anda terlihat berbeda karena berasal dari penyedia jasa yang berbeda

Perubahan Nama

  • Anda perlu merubah nama karena permasalahan hak cipta
  • Nama bisnis anda menyesatkan pelanggan
  • Nama bisnis anda sudah tidak sesuai dengan bidang bisnis anda

Terjadi Merger

  • Terjadi merger antar dua bisnis
  • Perlu membuat nama baru

Memulai Proses Branding

Proses branding sangatlah penting untuk bisnis apapun yang ingin melakukan diferensiasi. Proses ini juga proses yang tidak seharusnya anda lakukan secara terburu-buru. Walaupun investasi ini bersifat jangka panjang, investasi ini akan terbayar lunas dengan perkembangan bisnis anda seiring waktu.

Proses branding secara keseluruhan ini terpecah dalam empat tahapan yang mungkin berbeda antara satu bisnis, dengan bisnis lainnya, yaitu:

Strategi

Mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk membuat strategi brand.

Desain

Pengenmbangan semua aset visual dan desain.

Implementasi

Melakukan implementasi identitas visual yang baru.

Pengembangan

Melakukan adaptasi dan melakukan pivot saat dibutuhkan untuk mengembangkan brand seiring waktu.

Apakah Investasi untuk Branding itu Perlu?

Pada akhirnya, imbal balik yang kita dapatkan dalam investasi branding adalah terbangunnya kepercayaan, value, dan diferensiasi bisnis anda dengan kompetitor.

Tapi, dalam dunia bisnis semuanya bergerak sangatlah cepat. Sangat mudah untuk terjebak dalam jebakan jalan pintas seperti membuat logo yang penting terlihat ‘bagus’, atau membuat website murah yang ‘bagus’.

Proses pembuatan strategi dan pengembangan brand, pada umumnya memerlukan beberapa minggu hingga bulan tergantung dari skala project anda. Melakukan proses ini secara tergesa-gesa akan berakibat buruk dalam jangka panjang, dan membuat usaha anda akan menjadi sia-sia.

Kesimpulan

Brand adalah inti dari merk itu sendiri, brand identity adalah persepsi brand yang ingin anda buat, dan branding adalah proses pengembangan dari brand.

Diatas adalah perbedaan brand, branding, dan brand identity. Sudahkah anda paham tentang ketiga perbedaan ini? atau anda memilki pendapat lain tentang hal ini? Sampaikan lewat kolom komentar dibawah.

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya
rencana-marketing-media-sosial
Membuat Rencana Marketing Media Sosial Mulai Dari 0